Resep klepon: bola ketan pandan berisi gula merah yang meletus di mulut
Jajanan pasar yang terlihat sederhana ini punya satu tantangan teknis, yaitu adonan yang tidak pecah saat direbus. Resep dengan takaran dan penjelasan mengapa adonannya bisa gagal.

Klepon adalah jajanan pasar yang dikenal di hampir seluruh Jawa dan Bali, tempat ia juga disebut kelepon. Bentuknya bola hijau kecil dari tepung ketan yang diberi warna dan aroma pandan, berisi gula merah cair, dan dibalut kelapa parut. Kenikmatannya pada letusan gula merah hangat saat digigit, dan di situ pula letak tantangannya.
Bahan
Baca juga: Resep soto ayam bening: kaldu kuning yang jernih dan pelengkap yang membuatnya hidup
Untuk sekitar 25 butir: 250 gram tepung ketan putih, 50 gram tepung beras, setengah sendok teh garam, 1 sendok makan air kapur sirih bila ada, dan sekitar 200 mililiter air hangat yang sudah dicampur dengan sari daun pandan dari sekitar 10 lembar daun pandan yang diblender dan disaring, atau beberapa tetes pasta pandan.
Isian: 150 gram gula merah yang disisir halus. Pilih gula merah yang kering dan mudah disisir; gula yang lembap sulit dibungkus. Pelapis: 150 gram kelapa parut muda, seperempat sendok teh garam, dan 1 lembar daun pandan, dikukus bersama sekitar 10 menit agar kelapa tidak cepat basi.
Cara membuat
Campur tepung ketan, tepung beras, dan garam dalam wadah. Tuang air pandan hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni dengan tangan sampai adonan kalis, tidak lengket di tangan, tetapi masih lentur. Tidak semua air mesti terpakai; berhenti saat adonan bisa dibentuk tanpa retak. Adonan yang terlalu kering retak saat direbus, yang terlalu basah tidak bisa menahan isian.
Ambil sekitar satu sendok teh adonan, pipihkan di telapak tangan, letakkan setengah sendok teh gula merah sisir di tengah, lalu tutup rapat dan bulatkan. Pastikan tidak ada gula yang menempel di sambungan, karena gula di permukaan akan membuat adonan pecah di air mendidih.
Didihkan air dalam panci lebar. Masukkan bola klepon beberapa sekaligus, jangan terlalu penuh. Klepon yang matang akan mengapung, biasanya setelah tiga sampai lima menit. Biarkan mengapung satu menit lagi agar gula di dalamnya benar-benar cair.
Angkat dengan saringan, tiriskan sebentar, lalu gulingkan selagi hangat di kelapa parut yang sudah dikukus. Sajikan segera. Klepon paling enak dimakan hangat pada hari yang sama, saat gula merah di dalamnya masih cair dan kelapanya segar.
Mengapa klepon gagal
Tiga penyebab paling umum: adonan terlalu kering sehingga retak, isian yang menyentuh sambungan adonan, atau air yang tidak benar-benar mendidih sehingga klepon mengendap dan lengket di dasar panci. Air kapur sirih membantu membuat adonan lebih kenyal dan tidak mudah pecah, tetapi bisa dilewati.
Jika gula merah tidak cair setelah matang, berarti kurang lama direbus atau gula disisir terlalu kasar. Sisir gula sehalus mungkin dan beri waktu lebih di air mendidih. Dengan dua atau tiga kali percobaan, klepon buatan rumah bisa meletus sama memuaskannya dengan yang dijual di pasar pagi.
Satu surel singkat setiap kali ada artikel baru. Tidak ada iklan, berhenti kapan saja.