Edisi 26 September 2026Makan pelan, jalan jauh.
← Rasa NusantaraResep

Resep kolak pisang dan ubi: takjil pertama yang hampir tidak mungkin gagal

Gula merah, santan, dan daun pandan dengan urutan memasak yang menjaga santan tidak pecah.

Resep kolak pisang dan ubi: takjil pertama yang hampir tidak mungkin gagal

Memasuki bulan puasa, kolak adalah hidangan berbuka yang paling banyak dimasak di rumah-rumah Indonesia. Ia manis, hangat atau dingin, mengenyangkan tanpa berat, dan bahannya bisa didapat di warung mana pun. Resep ini untuk kolak pisang dan ubi yang kuahnya kental tetapi tidak pecah, cukup untuk enam porsi.

Bahan yang perlu disiapkan: empat buah pisang kepok atau pisang tanduk yang matang tetapi masih tegas, dipotong serong; satu ubi jalar ukuran sedang, dikupas dan dipotong dadu dua sentimeter; dua ratus gram gula merah yang disisir; satu sendok makan gula pasir; satu liter air; dua ratus mililiter santan kental dari setengah butir kelapa atau kemasan; dua lembar daun pandan yang disimpul; sejumput garam; dan kalau suka, segenggam kolang-kaling yang sudah direbus.

Baca juga: Resep nasi goreng kampung: nasi dingin, cabai ulek, dan kerupuk

Cara memasak

Rebus air bersama gula merah, gula pasir, daun pandan, dan garam sampai gula larut. Saring kalau gula merahnya kotor. Masukkan ubi lebih dulu karena ia paling lama matang, rebus dengan api sedang sampai ubi bisa ditusuk garpu tetapi belum hancur, sekitar sepuluh sampai lima belas menit. Masukkan pisang dan kolang-kaling, rebus lagi lima menit. Pisang kepok tahan dimasak; pisang yang terlalu matang akan lembek dan mengeruhkan kuah.

Kecilkan api sampai kuah hanya bergolak pelan, lalu tuang santan sambil diaduk perlahan satu arah. Jangan biarkan mendidih keras setelah santan masuk, karena itu yang membuat santan pecah dan berbutir. Masak dua sampai tiga menit sampai kuah menyatu, cicipi, dan tambahkan garam sedikit kalau rasa manisnya terasa datar.

Kolak enak dimakan hangat saat azan magrib, tetapi juga enak dingin dari kulkas untuk berbuka hari berikutnya. Kalau ingin kuah lebih ringan, kurangi santan dan tambah air; kalau ingin lebih kaya, ganti sebagian air dengan santan encer. Ubi bisa diganti labu kuning atau singkong, dengan waktu rebus yang disesuaikan.

AW
Agus WangiAgus adalah penulis paling produktif Rasa Nusantara dengan dua puluh empat artikel sejak 2023, dari gerobak kaki lima sampai keluarga kue basah. Ia mengenali lemper yang baik dari suara daun pisang yang dibuka, dan masih menulis untuk kami hingga kini.
Dapatkan tulisan baru Rasa Nusantara lewat email

Satu surel singkat setiap kali ada artikel baru. Tidak ada iklan, berhenti kapan saja.